MANADO, swararakyat.id – Memasuki hari kelima Operasi SAR, Tim Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap satu orang warga yang diduga hilang di perairan Desa Kendahe, Kecamatan Kendahe, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.
Korban diketahui bernama Tosaris Tiala (61), warga Desa Kendahe II, Kecamatan Kendahe, dilaporkan belum kembali setelah meninggalkan rakit miliknya pada 24 Oktober 2026 sekira pukul 10.58 Wita dengan tujuan membeli rokok dan mengikuti ibadah.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya berada di rakit miliknya bersama seorang rekannya. Namun, setelah korban meninggalkan rakit, korban tidak kunjung kembali. Pihak keluarga dan saksi kemudian melakukan pencarian serta melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah kampung dan Polsek Kendahe.
Pada saat korban meninggalkan rakit, kondisi cuaca dilaporkan kurang bersahabat, dengan jarak pandang menuju daratan Sangihe tertutup kabut atau asap.
Memasuki Operasi SAR hari ke 5 pada 31 Oktober 2026, Tim SAR Gabungan kembali melaksanakan briefing dan pembagian Search and Rescue Unit (SRU) pada pukul 06.50 Wita . Pencarian dilakukan menggunakan dua unit Landing Craft Rubber (LCR) dengan metode Paralel Sweep.
Area pencarian dibagi menjadi dua sektor, yakni:
* Luas area 388 NM² menggunakan LCR Pos SAR Tahuna.
* Luas area 495 NM² menggunakan LCR Kantor SAR Manado.
Dari press rilis yang dikirimkan kedapur redaksi media ini, operasi SAR kembali dilanjutkan pukul 07.00 WITA sesuai rencana operasi hari kelima. Hingga berita ini diturunkan, korban belum ditemukan dan belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat terdiri dari Tim Rescue Basarnas Sulut, Pos SAR Tahuna, BPBD Kepulauan Sangihe, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat dan nelayan setempat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Manado, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan Kendahe, agar segera melaporkan kepada pihak Basarnas apabila melihat atau menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut membantu memberikan informasi yang dapat mendukung proses pencarian, serta mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di laut.
Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan.(*)

