SANGIHE ,swararakyat.id — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para calon Kapitalaung, serta panitia tingkat kampung mengikuti Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Kapitalaung Serentak Tahun 2026 di Papanuhung Santiago.
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, S.E., M.M., Wakil Bupati Tendris Bulahari, jajaran Forkopimda, seluruh calon Kapitalaung, serta panitia pemilihan tingkat kampung.
Dalam deklarasi tersebut, panitia tingkat kabupaten mengusung tagline “Beda Pilihan, Tetap Bersaudara”. Pesan ini menjadi penegasan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik serta menciptakan pelaksanaan pemilihan yang aman, damai, tertib, dan kondusif.
Pemilihan Kapitalaung Serentak 2026 akan dilaksanakan di 117 kampung yang tersebar pada 12 kecamatan, dengan pemungutan suara dijadwalkan pada Rabu, 21 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa pemilihan Kapitalaung tidak semata-mata mengenai perolehan suara terbanyak. Lebih dari itu, proses demokrasi di tingkat kampung harus mampu melahirkan pemimpin yang dapat menerjemahkan kebijakan pemerintah ke dalam pelayanan publik, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Para calon Kapitalaung juga diajak menjadikan masa kampanye sebagai kesempatan untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Setiap calon diharapkan mampu menawarkan program yang jelas, terukur, realistis, serta sesuai dengan kebutuhan kampung.

Bupati mengingatkan seluruh calon agar menjaga etika selama masa kampanye. Perbedaan pilihan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk saling menyerang, menyebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, maupun melakukan tindakan yang dapat memecah persaudaraan.
Provokasi, intimidasi, politik uang, serta berbagai bentuk pelanggaran lainnya juga diminta untuk dihindari demi menjaga kualitas demokrasi di tingkat kampung.
Selain itu, pemerintah daerah menekankan bahwa kewenangan yang akan diberikan kepada Kapitalaung merupakan sebuah amanah. Pengelolaan dana desa harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Panitia pemilihan tingkat kampung turut diminta menjalankan tugas secara profesional, jujur, dan adil. Sementara aparatur pemerintah diingatkan untuk tetap menjaga netralitas selama seluruh tahapan pemilihan berlangsung.
Melalui Deklarasi Kampanye Damai tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen untuk mengawal setiap tahapan Pemilihan Kapitalaung Serentak 2026 hingga proses penetapan hasil. Keamanan dan ketertiban juga menjadi tanggung jawab bersama, termasuk menghormati hasil pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku.
Semangat “Beda Pilihan, Tetap Bersaudara” diharapkan tidak berhenti pada deklarasi, tetapi diwujudkan sepanjang proses pemilihan hingga setelah pemungutan suara.
Perbedaan pilihan politik diharapkan tidak menjadi perbedaan tujuan. Sebab, tujuan akhirnya tetap sama, yakni menghadirkan pemerintahan kampung yang bersih, pelayanan publik yang maksimal, serta pembangunan yang benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat. (iwan)

