BITUNG,swararakyat.id — Upaya memperkuat pendidikan kependudukan di lingkungan sekolah menjadi perhatian Pemerintah Kota Bitung. Hari ini, Selasa (22/9/2026), akan dilaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) di SMP Negeri 1 Bitung, Kecamatan Girian.
Kegiatan tersebut digagas dalam rangka memperkuat pemahaman dan pelaksanaan program Sekolah Siaga Kependudukan di lingkungan pendidikan, sekaligus membangun sinergi lintas sektor dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai berbagai persoalan kependudukan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bitung.
Dr. Ir. Haidy Malingkas, M.Si, mengatakan melalui agenda yang telah disiapkan, forum menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan sebagai peserta sekaligus narasumber dalam FGD tersebut.
Sesuai undangan, kegiatan melibatkan unsur Dinas Pendidikan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Lingkungan Hidup, Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB), pihak sekolah, guru pengelola SSK serta unsur OSIS.
Selain unsur pemerintah dan pendidikan, FGD juga menghadirkan perspektif dari masyarakat, termasuk pemerhati/aktivis lingkungan .
Program Sekolah Siaga Kependudukan sendiri merupakan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan isu-isu kependudukan ke dalam pembelajaran maupun kegiatan sekolah. “Dalam pelaksanaannya, SSK diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai dinamika kependudukan sekaligus membentuk generasi yang berkualitas, berkarakter dan memiliki kesadaran terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya'” kata Malingkas.
Untuk Kota Bitung, forum ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan perspektif kependudukan, pendidikan dan lingkungan. Terlebih Bitung memiliki karakter sebagai kota pesisir dengan aktivitas masyarakat dan ekonomi yang terus berkembang.
FGD dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12.30 WITA hingga selesai, bertempat di SMP Negeri 1 Bitung, Girian.
Diskusi diharapkan dapat menghasilkan pemikiran dan masukan bagi penguatan pelaksanaan Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Bitung, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya memahami dinamika penduduk, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap ruang hidup dan lingkungan tempat mereka bertumbuh.(*)

