Manado,swararakyat.id.– Dalam upaya memperkuat hubungan kemitraan serta meningkatkan sinergi dengan para mitra kerja, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Minahasa menggelar kegiatan Supplier Gathering yang berlangsung di Hotel Luwansa Manado, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh para supplier dan mitra penyedia barang maupun jasa yang selama ini mendukung kegiatan operasional PLN Nusantara Power UP Minahasa. Supplier Gathering menjadi wadah komunikasi dan silaturahmi sekaligus sarana untuk mempererat hubungan kerja sama antara perusahaan dan para mitra kerja.
Melalui kegiatan ini, PLN Nusantara Power UP Minahasa mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka, transparan, dan profesional dalam setiap proses pengadaan barang dan jasa. Hal ini merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran operasional pembangkit serta menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Manager PLN Nusantara Power UP Minahasa, Aries Indrianto Elisa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh supplier atas kontribusi dan dukungan yang telah diberikan selama ini.
“Supplier merupakan bagian penting dalam mendukung keberlangsungan operasional perusahaan. Kami berharap melalui kegiatan Supplier Gathering ini, hubungan kemitraan yang telah terjalin dapat semakin kuat, dilandasi komunikasi yang baik, profesionalisme, integritas, serta komitmen bersama untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan,” ungkap Aries.
Perkuat Pemahaman Digital Payment, Safety, dan Aspek Hukum Pengadaan
Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, Supplier Gathering 2026 juga diisi dengan penyampaian sejumlah materi penting yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas kemitraan dan tata kelola pengadaan barang dan jasa.
Materi pertama membahas Digital Payment, yang memberikan pemahaman kepada para supplier mengenai penerapan sistem pembayaran digital dalam mendukung proses transaksi yang lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Selanjutnya, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Safety (Keselamatan dan Kesehatan Kerja/K3). Materi ini menekankan pentingnya penerapan budaya keselamatan dalam setiap aktivitas pekerjaan, khususnya bagi supplier dan mitra kerja yang terlibat langsung dalam kegiatan operasional pembangkit. Aspek keselamatan menjadi tanggung jawab bersama yang harus senantiasa menjadi prioritas.
Selain itu, kegiatan ini turut menghadirkan pembicara dari Kejaksaan Negeri (Kejari) yang menyampaikan materi mengenai aspek hukum perdata dalam pengadaan barang dan jasa. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada para supplier mengenai aspek hukum dalam hubungan kontraktual, hak dan kewajiban para pihak, serta pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan yang berlaku dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.
Melalui penyampaian materi tersebut, diharapkan para supplier semakin memahami pentingnya digitalisasi proses bisnis, penerapan standar keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap aspek hukum dalam menjalin hubungan kemitraan dengan perusahaan.
PLN Nusantara Power UP Minahasa berkomitmen untuk terus membangun hubungan kemitraan yang berkelanjutan dengan seluruh supplier sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), serta mendukung terciptanya proses bisnis yang efektif, efisien, transparan, dan berintegritas.
Melalui semangat kolaborasi dan sinergi, PLN Nusantara Power UP Minahasa berharap seluruh mitra kerja dapat terus tumbuh bersama dan memberikan nilai tambah bagi perusahaan, masyarakat, serta mendukung ketahanan energi nasional.
Bersama, membangun sinergi untuk menghadirkan energi yang andal dan berkelanjutan.(*)

