tahapan kehidupan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen CIMB Niaga untuk terus memberikan nilai tambah bagi nasabah sejalan dengan purpose Advancing Customers & Society.
Satu Relationship Manager untuk Dua Kebutuhan
Layanan CIMB Preferred BOSS dirancang dengan pemahaman bahwa seorang pemilik usaha memiliki kebutuhan ganda: sebagai pengusaha, sekaligus sebagai individu dan bagian dari keluarga. Karena itu, CIMB Niaga menghadirkan pendampingan melalui satu Client Relationship Manager yang memahami kebutuhan bisnis sekaligus kebutuhan finansial personal nasabah.
Dengan pendekatan tersebut, business owner dapat memperoleh solusi yang berkaitan dengan pengembangan usaha sekaligus kebutuhan finansial pribadi dan keluarga.
“CIMB Preferred BOSS memberikan berbagai manfaat yang relevan bagi para business owner untuk mendukung kebutuhan bisnis maupun personal mereka. Dilayani oleh satu Client Relationship Manager yang mengerti kebutuhan bisnis dan juga personal portfolio, nasabah dapat menikmati pinjaman bisnis dengan bunga yang lebih spesial, pinjaman bisnis yang dilengkapi perlindungan asuransi dengan cashback premi hingga 30 persen, kemudahan mencicil berbagai biaya terkait dengan bunga 0 persen hingga 12 bulan, serta bebas biaya transaksi untuk kebutuhan bisnis maupun personal yang dilengkapi berbagai keistimewaan dari CIMB Preferred,” papar Noviady.
Dengan berbagai manfaat tersebut, CIMB Niaga berharap nasabah dapat lebih fokus mengembangkan usaha sekaligus mencapai tujuan finansial pribadi dan keluarga.
Pendekatan CIMB Preferred BOSS dibangun melalui empat proposisi utama, yakni One Client Relationship Manager, One Recognition, One Relationship Pricing, serta Dual Solutions & Benefits. Sederhananya, kebutuhan bisnis dan personal business owner tidak dipandang sebagai dua dunia yang terpisah, melainkan dapat dikelola melalui pendekatan layanan yang lebih terintegrasi.
Fase Baru Perjalanan Finansial
Kebutuhan akan pengelolaan terintegrasi semakin relevan ketika pemilik usaha memasuki fase baru dalam perjalanan finansialnya. Setelah bisnis berkembang, perhatian tidak lagi hanya tertuju pada bagaimana menghasilkan lebih banyak, tetapi juga bagaimana menjaga dan mengembangkan kekayaan yang telah terbentuk. Di sinilah pengelolaan investasi, perlindungan aset, dan perencanaan warisan menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanan finansial.
Tema tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian CIMB Niaga Wealth Xpo Surabaya. Nasabah memperoleh wawasan mengenai investasi, ekonomi, kewirausahaan, hingga perencanaan warisan melalui sejumlah sesi bersama para pakar dan praktisi.
Economist CIMB Niaga Mika Martumpal membawakan sesi “Navigating Indonesia’s Evolving Economic Landscape: Strategies for a Resilient Future” yang membahas perkembangan ekonomi dan strategi menghadapi dinamika global maupun domestik. Sementara itu, Lo Kheng Hong, Prof. Dr. Lili Yan Ing, dan Antony Dirga hadir dalam sesi “Indonesia at a Turning Point: Forces Shaping the Economy Ahead” untuk memberikan perspektif mengenai arah perekonomian Indonesia, peluang sektor potensial, serta strategi investasi.
Bagi CIMB Niaga, rangkaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan kekayaan bukan sekadar persoalan mengejar pertumbuhan aset. Ada proses panjang untuk membangun kekayaan, mengembangkannya, melindunginya, kemudian mempersiapkan agar manfaatnya dapat diteruskan kepada generasi berikutnya. Bagi pemilik usaha, proses itu berjalan bersamaan dengan perjalanan bisnis yang mereka bangun.
Melalui CIMB Preferred BOSS, CIMB Niaga berupaya menghadirkan pengalaman perbankan yang dapat mendampingi business owner dalam mengelola dua kebutuhan tersebut secara lebih terintegrasi. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari purpose CIMB Niaga, Advancing Customers & Society, dengan menghadirkan solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah dalam berbagai tahapan kehidupan finansialnya.
Pada akhirnya, bisnis yang tumbuh bukan hanya menghadirkan angka yang lebih besar. Di baliknya terdapat tanggung jawab untuk mengelola hasil usaha, melindungi apa yang telah dimiliki, memenuhi kebutuhan keluarga, dan menyiapkan masa depan. Karena itu, semakin besar sebuah bisnis, semakin penting pula bagi pemiliknya untuk memiliki cara yang lebih terencana dalam mengelola seluruh kekayaan yang telah dibangun. (*)

