Tahuna, swararakyat.id – Tim putra Bright Jos Elektrik (BJE) PLN Sulut berhasil mengangkat trofi Piala Gubernur Sulawesi Utara pada ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Antar Klub U-19 se-Sulawesi Utara yang digelar di GOR Membara, Tahuna, Kepulauan Sangihe. Prestasi gemilang ini diraih meskipun skuad kebanggaan Manado itu harus kehilangan dua atlet utamanya akibat cedera selama pertandingan berlangsung.
Dua pilar utama, Jerell Susanto dan Barthen Kila, mengalami cedera yang memaksa mereka harus bergiliran duduk di bangku cadangan. Namun, hal itu tak menyulut api perlawanan BJE. Kedalaman skuad dan mental juara yang terbangun menjadi kunci sukses tim mengamankan kemenangan di partai puncak.
“Meski dua pemain utama kami cedera, seluruh tim mampu tampil solid dan tidak terpengaruh. Ini bukti nyata bahwa pembinaan bola voli di klub BJE PLN Sulut berjalan dengan sangat baik dan berkelanjutan,” ujar Joko Susanto, Pemilik sekaligus Pelatih Kepala BJE Sulut, kepada mediakontras.com.usai pertandingan,Sabtu(29/8).

Joko yang juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengprov PBVSI Sulut ini menambahkan, konsistensi BJE dalam mencetak atlet-atlet unggul bukanlah hal instan. Menurutnya, klub yang diasuhnya itu menjadi salah satu daerah yang melaksanakan pembinaan secara terstruktur dan berjenjang. Hal ini terbukti dari lahirnya pemain-pemain berkualitas yang tidak hanya memperkuat kancah voli Sulawesi Utara, tetapi juga hingga tingkat nasional.
“Kami tidak hanya mengejar juara, tapi bagaimana proses pembinaan itu berjalan. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan latihan tekun para pemain. Saya berharap mereka tetap rendah hati dan berani menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
Pada Kejurprov U-19 tahun 2026 ini, dominasi BJE tak hanya di sektor putra. Tim putri BJE PLN Sulut juga menunjukkan taringnya dengan berhasil menduduki peringkat keempat (Juara IV), menambah daftar prestasi bagi kontingen dari Manado tersebut.
“Selamat kepada seluruh atlet dan official BJE PLN Sulut. Khusus untuk tim putra, pertahankan gelar ini. Untuk tim putri, raih pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk lebih baik lagi,” tutup Joko Susanto.(*)

