MANADO,swararakyat.id — Ancaman dari Serikat Pekerja (SP) PLN Suluttenggo untuk menurunkan massa pekan depan sebagai bentuk sikap protes atas sikap management PT PLN Suluttenggo yang bersikap cuek atau masa bodoh terhadap talenta putra dan putri daerah dalam meniti karir di perusahan plat merah tersebut, langsung direspon oleh pihak management.
Kepada wartawan media ini, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Suluttenggo Noven N.Koropit memberikan klarifikasi dan menjelaskan bahwa pada prinsipnya management tetap berkomitmen penuh untuk memberikan kesempatan yang sama bagi setiap Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, termasuk putra dan putri terbaik milik Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo ( Suluttenggo).
Bahkan perusahan ini siap untuk mendengarkan aspirasi dan berkolaborasi atau Kerjasama dengan Serikat Pekerja.
“Kami pasti akan memberikan kesempatan kepada talent Suluttenggo. Ini hanya soal waktu,” ujar Koropit diplomatis seraya menyebutkan kalau dirinya mewakili management.
Koropit juga menyatakan bahwa proses pengembangan karier dan penempatan talenta dilakukan secara transparan dan objektif, sesuai dengan kebutuhan perusahaan serta kapasitas individu.
Meski begitu, Ketua DPD SP PT PLN Suluttenggo Joko Susanto menyatakan kalau dirinya sangat kecewa dengan sikap management. Dimana ia merasa kalau kualitas SDM yang dimiliki oleh putra dan putri terbaik milik daerah tak kalah dengan dari luar daerah. Sehingga kebijakan ‘import’ pejabat dari luar daerah masuk di PLN Suluttenggo untuk mengisi posisi strategis, itu sama saja dengan meng-anak tiri-kan pekerja daerah di perusahan sendiri.
“Yang ada hanya sorga telinga, janji palsu dari management. Talent milik Suluttenggo hanya jadi tamu di kampung sendiri,” tegas Susanto.
Ia menyebutkan bahwa rencana aksi demo besar-besaran merupakan langkah terakhir yang harus ditempuh untuk memperjuangkan hak putra daerah agar mendapatkan kesempatan memimpin di daerahnya sendiri.
“Kami punya hak yang sama untuk membangun daerah sendiri karena kami punya kemampuan. Inilah inti perjuangan dari serikat pekerja PLN UID Suluttenggo,” pungkas pria yang dikenal vokal memperjuangkan nasib talenta lokal tersebut.
Sekedar diketahu, pada November 2024, management PLN UID Suluttenggo dan DPD SP telah mencapai kesepakatan untuk mengakomodir putra daerah dalam pengembangan karier. Dalam kesepakatan tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk saling membuka ruang komunikasi guna mengembangkan talent terbaik secara transparan dan objektif.
Namun, hingga pertengahan 2026 ini, implementasi dari kesepakatan tersebut dinilai belum berjalan optimal sesuai harapan serikat pekerja. Meski demikian, Koropit memastikan bahwa manajemen terus berupaya mencari solusi terbaik dan mengajak seluruh pihak untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis demi kepentingan perusahaan dan kesejahteraan seluruh pegawai.(*)

