MANADO, swararakyat.id — Kabar menggembirakan bagi para pecinta bola voli di Sulawesi Utara. Pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama Esteves, atau yang akrab disapa Kale, yang mengunjungi Kota Manado dari 17 hingga 20 Juni 2026.
Pelatih berpaspor Brasil dan Jepang ini akan hadir di GOR Bright Jos Elektrik (BJE) Sulut pada Sabtu, 20 Juni 2026. Kedatangan sosok berkaliber internasional ini disambut antusias oleh pengurus dan atlet voli di Bumi Nyiur Melambai.
“Saya akan mengunjungi GOR Bright Jos Elektrik Sulut, mari kita bertemu di sana, oke?” ujar Marcos Sugiyama dengan logat Inggris yang kental saat ditemui mediakontras.com di kawasan Megamas,Rabu (17/6/2026).
Kehadiran Kale di Manado bukan sekadar kunjungan seremonial. Pelatih kelahiran Santo Andre, Brasil, 16 November 1973 itu datang dalam rangka memberikan coaching clinic atau pelatihan langsung kepada para pelatih klub dan atlet bola voli se-Sulawesi Utara.
Pelatih Kepala BJE Sulut, Joko Susanto, menilai momen ini sebagai bentuk penghargaan bagi perkembangan olahraga di daerah. “Kehadiran Coach Marcos Sugiyama di Manado adalah sebuah kehormatan dan penghargaan tersendiri bagi kami. Ini merupakan kesempatan emas yang sangat berharga bagi para pelatih dan pemain voli di Sulut untuk menimba ilmu langsung dari pelatih tim nasional,” ujar Joko Susanto kepada mediakontras.com.
Marcos Sugiyama bukanlah nama asing di dunia voli. Sebelum menukangi Timnas Voli Putri Indonesia, pria yang memiliki tinggi 190 cm ini memiliki karier gemilang, baik sebagai pemain maupun pelatih.
· Karier Pemain: Ia pernah memperkuat klub-klub besar seperti Lupo Nautico (Brasil), Tonno Callipo Vibo Valentia (Italia), serta raksasa Liga Jepang seperti Sakai Blazers dan Suntory Sunbirds.
· Prestasi Pemain: Segudang penghargaan individu ia raih, mulai dari MVP Asian Championships 2005, Best Receiver di Liga Jepang, hingga Best Receiver di Brazilian Superliga.
· Karier Pelatih: Sebelum di Indonesia, ia pernah menangani Timnas Honduras. Kini, bersama Timnas Putri Indonesia, ia berhasil mempersembahkan medali perunggu di SEA Games 2025.
Keberhasilan membawa Timnas Putri Indonesia meraih perunggu di ajang SEA Games menjadi bukti awal bahwa kehadiran Marcos Sugiyama bukanlah sekadar pilihan jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk masa depan voli putri nasional.
Kegiatan coaching clinic ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelatih dan pemain di Sulawesi Utara, sekaligus memompa semangat baru bagi perkembangan cabang olahraga bola voli di daerah. (*)

