MANADO,swararakyat.id – PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah V Manado mengambil langkah strategis dengan menggandeng Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjamin keamanan aset nasabah dan seluruh outlet di Sulawesi Utara. Kerja sama ini diresmikan melalui sosialisasi sinergi yang digelar di NDC Manado, Kamis (18/6/2026).
Kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen Pegadaian dalam meningkatkan pelayanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang menitipkan asetnya.
Wakil Direktur Utama Pegadaian, Budi Wahyu Susilo, dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi dengan Polri adalah bagian esensial dari pelayanan jasa keuangan yang profesional dan bertanggung jawab.
“Kerja sama ini sangat penting. Kami hadir untuk menjamin keamanan nasabah yang telah mempercayakan asetnya kepada kami. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami,” ujar Budi.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas dukungan Polri selama ini. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin tidak hanya menjaga aset nasabah, tetapi juga aset perusahaan, terutama karena Pegadaian memiliki ekosistem emas paling lengkap di Indonesia.
Ruang Lingkup Kerja Sama
Sinergi yang dijalin tidak sekadar formalitas. Ruang lingkup kerja sama mencakup beberapa aspek penting:
· Pertukaran data dan informasi terkait potensi kerawanan dan data operasional;
· Bantuan pengamanan di seluruh outlet Pegadaian;
· Peningkatan kompetensi petugas keamanan Pegadaian;
· Pemanfaatan produk layanan Pegadaian oleh jajaran Polri.
Strategi Polri di Tingkat Wilayah
Karobinopsnal Baharkam Polri, Brigjen Pol. Dr. Erwin Kurniawan, mengungkapkan bahwa teknis kerja sama akan diterapkan secara spesifik sesuai karakteristik wilayah masing-masing.
“Nanti para Kapolres akan melakukan upaya-upaya teknis kepolisian dalam mengamankan aset. Baik bentuknya fisik, berharga, maupun non-fisik, di kantor-kantor Pegadaian yang ada di wilayah masing-masing,” jelas Brigjen Erwin.
Ini Bukti Kolaborasi Nyata
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil V Manado, Maksum, menyatakan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun pemahaman bersama terhadap program-program ke depan.
“Sosialisasi ini adalah kesempatan untuk menyamakan persepsi serta membangun pemahaman yang lebih baik terhadap berbagai program dan inisiatif yang dapat kita sinergikan ke depan,” kata Maksum.
Dengan adanya kolaborasi ini, Pegadaian optimistis dapat terus menjaga kepercayaan publik dan memberikan layanan yang aman bagi seluruh nasabah di Sulawesi Utara. (*)

