TAHUNA, Swararakyat.id – Kepercayaan yang diberikan kepada Yudha Abast untuk memimpin tim Bola Voli BJE Sulut di ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) U-19 yang digelar di Tahuna, Kepulauan Sangihe, berbuah manis.
Pelatih yang akrab disapa ‘Paman’ itu berhasil mengantarkan tim asuhannya keluar sebagai jawara.
Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Paman membuktikan kapasitasnya sebagai pelatih yang telah mengenyam pendidikan kepelatihan dari pelatih asal Thailand, Chamnan Dokmai.

Ilmu yang didapat dari pelatih Negeri Gajah Putih tersebut ia aplikasikan secara maksimal selama turnamen berlangsung.
“Kejuprov di Tahuna ini menjadi pembuktian bagi saya sebagai pelatih. Saya tidak lepas dari apa yang diterapkan oleh pelatih Chamnan Dokmai. Dari ilmu itulah saya menjadi percaya diri untuk membawa BJE Sulut menjadi jawara,” ujar Yudha Abast kepada awak media di sela-sela perjalanan pulang menuju Manado, Minggu (27/8/2026).
Mantan toser Sulut ini juga menyampaikan keyakinannya bahwa para pemain BJE Sulut adalah yang terbaik di Sulawesi Utara saat ini.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan menjadi kunci utama untuk melahirkan atlet-atlet voli yang tangguh, baik dari segi skill maupun mental.
“Pembinaan yang berkelanjutan akan menghasilkan atlet voli yang tangguh skill dan mentalnya. Dan itu hanya ada di BJE Sulut,” tambahnya.
Mengantar BJE Sulut meraih gelar juara merupakan kebanggaan tersendiri bagi Paman.
Meskipun baru berskala Kejurprov, pencapaian ini menjadi catatan sejarah penting dalam kariernya sebagai pelatih.
“Bisa membawa klub terbesar di Sulut ini menjadi juara adalah sebuah kebanggaan yang akan tercatat dalam sejarah karier saya sebagai pelatih,” pungkas pria yang juga berstatus sebagai karyawan anak perusahaan PLN tersebut.
Dengan raihan ini, BJE Sulut kembali menegaskan dominasinya di kancah voli regional Sulawesi Utara.

