MANADO, swararakyat.id – Komitmen memberikan perlindungan kesehatan bagi tenaga relawan kini ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindulang Satu, Tuminting. Melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan, SPPG ini menjadi yang pertama di Kota Manado yang memastikan seluruh tenaga relawannya terdaftar sebagai peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Bahkan, perlindungan serupa juga diberikan kepada anggota keluarga para relawan.
Inisiatif mulia ini digerakkan oleh Yayasan Kawanua Maju Bergizi (KMB) selaku pengelola SPPG Sindulang Satu. Ketua Yayasan KMB, Geysbert J. Lumempouw, menegaskan bahwa perlindungan kesehatan bukan sekadar bonus, melainkan kebutuhan mendasar bagi seluruh relawan yang berperan penting dalam program pemenuhan gizi masyarakat.
“Relawan adalah ujung tombak keberhasilan operasional SPPG. Dengan menjadi peserta aktif JKN, mereka bisa bekerja lebih tenang karena terlindungi dari risiko biaya kesehatan jika sakit,” ujar Geysbert kepada mediakontras.com, di sela-sela kegiatannya baru-baru ini.
Langkah Yayasan KMB tidak berhenti pada relawan. Kepedulian mereka meluas hingga ke lingkup keluarga. Berdasarkan hasil validasi status kepesertaan oleh BPJS Kesehatan, para relawan yang belum terdaftar aktif dan tidak memiliki tunggakan iuran langsung didaftarkan. Tak tanggung-tanggung, anggota keluarga mereka yang sebelumnya juga belum memiliki jaminan kesehatan turut dipastikan mendapat akses yang sama.
Proses pendataan dan pendaftaran yang sukses ini tidak lepas dari dukungan penuh Kepala SPPG Sindulang Satu, Anggita Suaiba. Baginya, kesehatan tenaga relawan adalah aspek yang tak bisa ditawar.
“Setelah menerima surat dan kunjungan dari BPJS Kesehatan, kami segera menyiapkan data. Sebagai kepala SPPG, saya ingin memastikan seluruh anggota tim memiliki perlindungan kesehatan yang memadai dan status JKN yang aktif,” ungkap Anggita.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh BPJS Kesehatan Cabang Utama Manado. Kepala Bagian Kepesertaan, Daniel Tambayong, menilai langkah nyata Yayasan KMB sebagai bentuk dukungan luar biasa terhadap Program JKN.
“Kami berharap inisiatif SPPG Sindulang Satu ini menjadi inspirasi bagi yayasan dan organisasi lain di Kota Manado dan Sulawesi Utara. Mari pastikan seluruh pekerja dan relawan memiliki jaminan kesehatan yang aktif,” tutup Daniel.
Dengan langkah ini, SPPG Sindulang Satu tak hanya menghidangkan gizi bagi masyarakat, tetapi juga meneladankan kepedulian kesehatan dari balik layar. (*)

