TOMOHON,swararakyat.id – Kalender pariwisata yang bertajuk Tomohon International Flower International Festival (TIFF) 2026 yang seyogyanya akan digelar 8-12 Agustus, persiapannya terus dimatangkan.
Apalagi TIFF 2026 , ikut masuk kembali dalam 125 Event Terbaik Indonesia atau Kharisma Event Nusantara (KEN) dari Kementerian Pariwisata.
TIFF 2026 sendiri akan menghadirkan berbagai agenda menarik, termasuk Tournament of Flowers, Tourism, Trade and Floriculture Expo, hingga berbagai atraksi seni budaya dan kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda serta pelaku ekonomi kreatif lokal.
Setelah sebelumnya sukses menggandeng beberapa kerjasama lewat korabosi main event dengan beberapa instansi BUMN maupun BUMD, kini Pemkot mulai berbenah diri dalam mempersiapkan event akbar kelas dunia tersebut.

Hal ini terlihat lewat rapat perdana yang dipimpin langsung Wali Kota Tomohon Caroll Senduk, di Ruang Command Center Pemerintah Kota Tomohon, Kamis (4/6/2026).
Rapat yang dihadiri seluruh jajaran Pemerintah Kota Tomohon tersebut menjadi forum brainstorming untuk mematangkan pelaksanaan TIFF 2026 yang mengusung tema “Collaboration of Spirit”.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa TIFF merupakan event strategis yang telah menjadi kebanggaan Kota Tomohon sekaligus Sulawesi Utara. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk bekerja secara maksimal dalam setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan kegiatan.
“TIFF adalah kebanggaan bersama. Saya menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk all out dalam mempersiapkan dan menyukseskan TIFF 2026,” tegas Wali Kota.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memperkenalkan Ketua Panitia TIFF 2026, Levita G. Supit, yang akan memimpin persiapan dan pelaksanaan salah satu agenda pariwisata unggulan Kota Tomohon tersebut.
Dalam pemaparannya, Levita menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan TIFF 2026 yang semakin baik, berkualitas, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, tujuan utama penyelenggaraan TIFF bukan hanya menghadirkan perhelatan pariwisata bertaraf internasional, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat perputaran roda perekonomian daerah.
“TIFF harus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Karena itu, kualitas penyelenggaraan dan dampak ekonominya harus terus ditingkatkan,” ujar Levita.
Levita G. Supit sendiri merupakan figur yang memiliki pengalaman luas di bidang waralaba, perdagangan, dan pengembangan usaha. Saat ini ia menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI), Ketua Komite Tetap Bidang Franchise, Branding dan E-Commerce Kamar Dagang dan Industri Indonesia, serta Ketua Komite Tetap Bidang Franchise dan Lisensi Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia.
Selain itu, ia juga tercatat sebagai anggota ASEAN Retail & Chain Franchise Federation dan World Franchise Associates, serta merupakan anggota Badan Promosi Pariwisata Daerah Kota Tomohon.

Melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, Pemerintah Kota Tomohon optimistis TIFF 2026 akan semakin memperkuat posisi Tomohon sebagai destinasi pariwisata unggulan serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata, perdagangan, dan ekonomi kreatif.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Pemerintah Kota Tomohon optimistis TIFF 2026 akan semakin dikenal luas dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan pariwisata serta ekonomi masyarakat Sulawesi Utara. (*)

