TOMOHON,swararakyat.id – Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E. menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) Ke- 30 Tahun 2026 yang Dilaksanakan di Lapangan kantor Wali Kota Tomohon, Senin 27/04/2026. Hari Otonomi Daerah seyogyianya jatuh pada tanggal 25 April.
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Tito Karnavian dalam sambutannya yang dibacakan Edwin Roring, menyampaikan peringatan Hari Otda merupakan momentum bagi kita semua untuk memperkokoh komitmen dan peran kita dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh tanah air.
Tema Otonomi Daerah yang kita usung pada tahun ini, yaitu “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, mengandung makna yang melambangkan kemandirian dan tanggungjawab daerah dalam mengelola potensi lokal, untuk secara bersama-sama mewujudkan Asta Cita yang merepresentasikan harapan bangsa Indonesia dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan dapat tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional.
Sinkronisasi tersebut dapat diwujudkan melalui
beberapa langkah strategis, antara lain:
1. Integrasi Perencanaan & Penganggaran Nasional dan Daerah.
2. Reformasi Birokrasi Berbasis Outcomes yang diperkuat dengan Digitalisasi Terintegrasi dan Inovasi Daerah.
3. Penguatan Kemandirian Fiskal Daerah.
4. Kolaborasi Antar Daerah.
5. Fokus pada Layanan Dasar & Pengentasan
Ketimpangan
6. Penguatan Stabilitas & Ketahanan Daerah
Otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk berinovasi dan mengembangkan potensi lokal. Namun, pelaksanaannya harus tetap berada dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu, keseimbangan antara kemandirian daerah dan kepentingan nasional harus senantiasa dijaga.
“Saya juga mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi. Hal-hal strategis yang yang perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh pihak baik di Pusat maupun di daerah untuk mengharmoniskan Gerak,” tulis Mendagri dalam sambutannya.(*)

