MANADO, swararakyat.id – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) secara resmi membuka Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Sam Ratulangi Manado. Posko ini akan beroperasi selama 16 hari, terhitung sejak 13 Maret hingga 30 Maret 2026, atau H-8 sampai H+8 Lebaran.
Posko ini didirikan untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan para pemudik. Fokus utama posko meliputi pengawasan operasional penerbangan, pelayanan penumpang, layanan kesehatan, koordinasi antarinstansi, serta pemantauan data pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo.
Sebanyak 105 personel dikerahkan, terdiri dari 70 personel PT Angkasa Pura Indonesia dan 35 personel dari berbagai instansi terkait. Mereka berasal dari Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi, Pangkalan TNI AL Manado, Brimob Polda Sulut, Polsek Kawasan Bandara, Balai Karantina Kesehatan (BKK) Manado, dan Kantor Otoritas Bandara Wilayah VIII Manado.
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 16 Maret 2026 (H-4), dengan estimasi jumlah penumpuk harian mencapai 7.481 orang. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 25 Maret 2026 (H+4) dengan jumlah penumpang sekitar 7.432 orang.

Secara keseluruhan, selama periode posko 2026, diproyeksikan akan ada 111.084 penumpang yang dilayani. Angka ini meningkat 14 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2025 yang mencatatkan 102.198 penumpang. Jumlah pergerakan pesawat juga diprediksi naik 8 persen, dari 905 menjadi 1.033 pergerakan.
Sebagai gambaran, hingga akhir tahun 2025, Bandara Sam Ratulangi telah melayani 1,9 juta penumpang, dengan pertumbuhan 9 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun, angka ini baru mencapai 86 persen dari capaian di tahun 2019 atau sebelum masa pandemi.
Radityo menekankan pentingnya sinergi semua pihak untuk menghadapi lonjakan trafik ini.
”Dengan adanya prediksi peningkatan trafik penumpang yang positif ini, tentu menjadi tantangan bagi kita semua. Mari kita bekerja sama dan bersinergi guna memastikan arus mudik dan balik dapat berjalan aman, selamat, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Dengan beroperasinya Posko Terpadu ini, diharapkan seluruh layanan operasional, keamanan, dan kenyamanan di Bandara Sam Ratulangi dapat terjaga dengan optimal selama libur Lebaran 2026.(*)

