Manado, swararakyat.id – Di tengah suasana Perayaan Paskah 2026 yang khusyuk bagi umat Kristiani, personel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Manado Selatan justru bertugas penuh. Mereka dijuluki sebagai “pasukan anti libur” karena tetap siaga memberikan pelayanan listrik 24 jam kepada masyarakat.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (5/4/26), bertepatan dengan Hari Raya Paskah. Meskipun merupakan hari libur nasional, PLN ULP Manado Selatan menerjunkan petugas khusus yang tetap beroperasi untuk menangani berbagai gangguan kelistrikan yang dilaporkan warga.
Manager PLN ULP Manado Selatan, Reagen Jacobis, menyatakan bahwa pengamanan kelistrikan dilakukan demi kenyamanan warga Manado yang sedang menjalankan ibadah Paskah. Petugas disiagakan 24 jam untuk merespon cepat setiap laporan gangguan.
”Demi kenyamanan warga Manado yang menjalankan ibadah Paskah, para petugas kami siapkan untuk melayani pelanggan 24 jam. Semua ini merupakan bentuk komitmen pelayanan tanpa henti,” tegas Jacobis saat dihubungi, Minggu.
Salah satu pelanggan, Poppy Golioth, mengaku sempat mengalami gangguan di rumahnya, namun petugas dengan sigap melakukan perbaikan. “Padahal ini hari libur perayaan Paskah, tapi mereka luar biasa. Gangguan di rumah saya langsung ditangani,” ujar Golioth dengan penuh apresiasi.
Dari pantauan swararakyat.id di lokasi, petugas terlihat bekerja melakukan perbaikan gangguan tepat di tengah perayaan Paskah 2026. Para petugas langsung bergerak melakukan perbaikan di lokasi begitu menerima laporan.
Jacobis juga menghimbau agar masyarakat segera melaporkan setiap gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau call center 123. “Kami siap melakukan pelayanan kapan pun,” pungkas pria yang kini menekuni olahraga padel tersebut.(*)

