MANADO, mediakontras.com – Nasib pilu dialami oleh para satpam yang bertugas menjaga Garda terdepan keamanan di Kantor PLN UP3 Manado. Bukan karena ancaman di lapangan, melainkan karena harus berhadapan dengan kenyataan pahit menanti hak yang tak kunjung tiba.
Pasalnya, gaji mereka untuk bulan berjalan hingga pertengahan Februari 2026 belum juga dibayarkan oleh perusahaan penyedia jasa keamanan, PT Adero Jasa Setia.
Sebanyak kurang lebih 150 personil yang tersebar di Kantor PLN UP3 Manado dan 11 Unit Layanan Pelanggan (ULP) di wilayah kerja terpaksa harus mengencangkan ikat pinggang. Upah yang seharusnya menjadi hak dan wajib dibayarkan perusahaan setiap tanggal 1 bulan berjalan, hingga kini hanya tinggal janji.
Jeritan hati mereka seolah tak terdengar. Padahal, di balik seragam yang mereka kenakan, ada tangis anak dan istri yang menanti nafkah. Salah seorang petugas keamanan yang enggan namanya dipublikasikan menuturkan kepiluan yang ia rasakan.
“Kami memohon dengan sangat kepada perusahaan agar memberikan hak kami. Kami punya anak dan istri yang harus kami beri makan dari hasil gaji,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca saat ditemui mediakontras.com, Jumat (13/2/2026).
Keterlambatan pembayaran ini memaksa para satpam yang hidup dari gaji bulanan itu harus berutang ke sana kemari. Demi kebutuhan dapur tetap mengepul, mereka rela meminjam uang ke tetangga atau warung, hanya untuk bertahan hidup.
Karena hanya ini harapan kami untuk menyambung hidup anak dan istri. Lalu kenapa kami harus menerima kenyataan pahit seperti ini?” keluhnya pilu.
Sementara itu, saat dikonfirmasi awak media, perwakilan PT Adero Jasa Setia sempat berdalih bahwa pembayaran akan dilakukan dalam waktu satu dua hari.
Namun, hingga memasuki pertengahan bulan, tak ada tanda-tanda kebahagiaan yang datang. Tak ada kabar, tak ada transferan gaji yang masuk ke rekening para petugas.
Mirisnya, para satpam ini tidak hanya meminta perusahaan lebih profesional, tetapi juga berharap PLN selaku pengguna jasa bisa turun tangan.
“Perusahaan pasti mendapat keuntungan dari kami yang bekerja. Harusnya mereka lebih profesional. Kami juga berharap PLN bisa mengambil sikap dan peduli atas kondisi kami saat ini,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan lebih lanjut dari pihak PT Adero Jasa Setia maupun PT PLN UP3 Manado terkait penyelesaian hak para petugas keamanan yang menjadi garda terdepan penjaga aset negara ini. (*)

