TONDANO,swararakyat.id — PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Minahasa melaksanakan kegiatan pengerukan sedimen di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano sebagai bagian dari langkah strategis pencegahan banjir serta upaya menjaga kelestarian lingkungan di wilayah sempadan sungai dan Danau Tondano. Kegiatan ini berlangsung selama periode Oktober 2025 hingga Januari 2026.
Pengerukan dilakukan untuk mengurangi tingkat sedimentasi yang berpotensi menyebabkan pendangkalan alur sungai, sehingga kapasitas tampung dan kelancaran aliran air tetap terjaga, khususnya pada musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sekaligus perlindungan masyarakat sekitar dari risiko hidrologi.

Dalam pelaksanaannya, PLN Nusantara Power UP Minahasa bersinergi dengan TNI Komando Resor Militer (Korem) 131/Santiago Manado. Kolaborasi ini mencakup dukungan personel dan koordinasi teknis di lapangan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, serta memperhatikan aspek lingkungan.
Aries Indrianto Elisa sebagai Manager PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Minahasa menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan.
“Program Pengerukan Sedimen pada Sepanjang DAS Tondano ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian PLN Nusantara Power dalam upaya pencegahan banjir dan juga untuk menjaga kelestarian dari DAS Tondano”.
Ia juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami juga mengharapkan kepedulian bersama dari seluruh elemen masyarakat dalam kesadaran membuang sampah pada tempatnya agar tidak mencemari lingkungan”.
Selain melakukan pengerukan sedimen DAS Tondano, PLN Nusantara Power UP Minahasa juga telah membangun bank sampah yang dikelola bersama masyarakat sebagai sarana edukasi dan pengelolaan sampah terpadu di wilayah sekitar Danau Tondano. Inisiatif ini bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga ekosistem perairan.
Melalui langkah terpadu ini, PLN Nusantara Power berharap keberadaan DAS dan Danau Tondano dapat terus memberikan manfaat ekologis, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Utara.(*)

