Bitung,swararakyat.id — Walikota Bitung Hengky Honandar SE melepas satu siswa kelas 7 SMP Negeri Bitung yang bernama Kayla Grandny Tinangon anak dari Berry Tinangon dan Pingkan Korompis mewakili Sulawesi Utara untuk mengikuti Bootcamp Brain Factory – Gasing Intensif Program atau Program belajar Matematika dan Teknologi secara Gampang, Asik dan menyenangkan atau Gasing yang diselengarakan oleh Yayasan Teknologi Indonesia Jaya yang secara konsisten telah menjalankan program penguatan numerasi dan pengembangan potensi siswa melalui berbagai pelatihan.
Pelatihan yang dilaksanakan selama 6 Bulan Sejak April Hinga September di Jakarta ini diharapkan akan mendapatkan pembinaan akademik mata pelajaran Sains dan Matematika, Penguatan karakter dan kedisiplinan, Pendampingan belajar dan motivasi, Evaluasi berkala dan pemetaan potensi, serta Pengenalan jalur pendidikan lanjutan sebagai wawasan tambahan seperti yang diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kota Bitung Fonny Tumundo, SPd, M.Pd.
“Kayla satu-satunya utusan Sulut yang dipanggil untuk belajar Sains dan Matematika di Jakarta setelah melewati beberapa proses tes dan baik pemerintah serta orang tua tidak dibebankan dana sepeserpun untuk mengikuti program tersebut sebab semuanya dibiayai oleh pemilik Yayasan Profesor Surya,” ungkap Tumundo.
Tumundo sendiri menjelaskan jika Sejak SD kelas 4 potensi Kayla sudah dilirik Yayasan ini saat tes matematika berlangsung awal. “Ini untuk ke dua kalinya siswa tersebut lulus tes belajar. Sebab tahun 2023 Dia pernah mengikuti program ini selama 10 bulan di Medan,” ungkap Tumundo.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Bitung Tommy Paat saat dikonfirmasi mengungkapkan jika memang sejak masuk sudah kelihatan kemampuan Kayla dalam belajar Matematika. “Saat belajar peserta didik ini super aktif dan terus menunjukan kemampuannya di semua mata pelajaran namun untuk Matematika dia sangat pinter diatas teman-temannya,” ungkap Paat.
Untuk pelajaran lainya menurut Paat, Kayla akan menerima secara online selama dirinya digodok di Yayasan Teknologi Indonesia Jaya. “Kami sangat bersyukur dengan program ini sebab selama Kayla belajar dirinya juga sering membagi pengetahuannya dengan teman sekelasnya,” tutup Paat.
Walikota Bitung Hengky Honandar saat melepas Kayla mengingatkan kepada kepala dinas untuk terus mencari siswa-siswa berpotensi dalam mata pelajaran apa saja dan berkoordinasi dengan pihak-pihak peyelengara pelatihan agar siswa-siswa yang berpotensi ini bisa dibina menjadi lebih baik. “Silahkan dinas Pendidikan mencari siswa yang berpotensi dan mencari pintu pelatihan pelatihan Mata pelajaran untuk mereka, supaya kedepan kota Bitung mempuyai sumber dana yang mumpuni dibidang masing-masing,” kata Walikota Bitung.(*)

