SANGIHE,swararakyat.id – Perwakikan dokter spesialis dan ratusan tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Liunkendage Tahuna menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Senin (2/2/2026).
Aksi tersebut dilakukan untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tuntutan terkait hak serta kesejahteraan tenaga kesehatan.
Perwakilan dokter spesialis dan nakes RSUD Liunkendage Tahuna, dr. Ceni Polakitang, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan atas sejumlah kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada tenaga kesehatan.
“Kami sudah lama bekerja dan mengabdi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Apa yang kami sampaikan hari ini adalah hak kami sebagai tenaga kesehatan yang ingin mendapatkan keadilan,” ujar dr. Ceni Polakitang mewakili aspirasi nakes.c
Ia menyampaikan, terdapat tiga tuntutan utama yang menjadi fokus aksi para nakes. Pertama, menolak biaya perhitungan unit cost sebesar Rp100 juta yang dinilai memberatkan.
“Kami menolak biaya perhitungan unit cost Rp100 juta. Anggaran tersebut seharusnya dialihkan untuk pembelian obat-obatan demi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Tuntutan kedua adalah penolakan terhadap perubahan pembagian jasa pelayanan yang sebelumnya telah disepakati secara internal dan dibahas bersama DPRD.
“Jangan mengubah pembagian jasa pelayanan yang sudah kami sepakati bersama dan sudah dibahas dalam rapat dewan,” lanjut dr. Cheni.
Selain itu, para nakes juga menuntut kesetaraan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi paramedis RSUD Liunkendage dengan paramedis yang bertugas di puskesmas.
“TPP paramedis RSUD harus disamakan dengan TPP paramedis di puskesmas. Kami bekerja dengan tanggung jawab yang sama besar,” katanya.
Para tenaga kesehatan berharap pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat mendengar dan menindaklanjuti tuntutan mereka.
“Kami berharap pemerintah dan DPRD tidak menutup mata terhadap jerih lelah kami sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan,” tutup dr. Ceni Polakitang.
Aksi demonstrasi berlangsung tertib dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian.(*)

