MINUT,swararakyat.id – Isu keretakan hubungan antara Denny Lolong dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) besutan Olly Dondokambey akhirnya pecah. Denny Lolong, S.Sos., salah satu aktor kunci kemenangan PDIP di Minahasa Utara (Minut), secara mengejutkan “ditendang” dari kursi ketua.
Tahtanya diserahkan langsung kepada Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, SE., M.AP., M.M., M.Si.
Seperti yang dilansir dari laman New Posko Manado.Perubahan pucuk pimpinan ini semakin mengonfirmasi kabar kurang harmonisnya hubungan PDIP dengan mantan Ketua DPRD Minut tersebut. Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDIP di Hotel Yama, Minahasa, Denny Lolong tampak hadir dengan senyum kecut. Meski terlihat tegar, raut wajahnya menggambarkan dilema pergantian pimpinan yang ia alami.
Saat dikonfirmasi, Denny Lolong membenarkan pergantian tersebut. “Regenerasi dan kaderisasi sangat diutamakan di tubuh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan,” tandasnya singkat, tanpa berkomentar lebih jauh.
Sekretaris DPD PDIP Sulut, Reza Rumambi, menegaskan pergantian ini adalah keputusan resmi partai. Penetapan Joune Ganda sebagai Ketua DPC PDIP Minut masa bakti 2025-2030, katanya, telah diputuskan dan disahkan melalui Rapat Pleno DPP PDIP.
“Penetapan ini berdasarkan hasil rapat Pleno PDIP-Perjuangan,” tegas Reza yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Manado.
Di kalangan internal kader PDIP Minut, sosok Joune Ganda dinilai sangat layak dan lebih dominan untuk memimpin partai pada periode mendatang. Meski mengakui kinerja Denny Lolong (yang akrab disapa Delon) terbilang bagus, mereka menekankan pentingnya regenerasi.
“Kinerja Delon selama ini terbilang bagus, hanya saja PDIP perlu regenerasi dari segala aspek,” ujar sejumlah kader.
Pergantian ini menandai babak baru kepemimpinan PDIP di Minahasa Utara, sekaligus mengakhiri episode kepemimpinan Denny Lolong.(*)

